Jeans merupakan bahan yang terbuat dari denim. ditemukan oleh Jacob Davis dan Levi Strauss pada 1873. Awalnya jeans diciptakan untuk kalangan pekerja atau kaum buruh. Namun dalam perkembangannya jeans menjadi favorit kalangan remaja.
Saya termasuk salah satu dari jutaan orang pecinta jeans. Saya memiliki beberapa. Namun yang menjadi kendala adalah mengenai pencuciannya. karena tahu sendiri kan jeans memang berat. Karena itu banyak orang malas mencuci celana berbahan denim atau jins lantaran berat dan membutuhkan energi lebih. (termasuk saya neh). Biasanya sebelum mencucinya untuk mermpermudah saya rendam terlebih dahulu.
Sebuah studi mengungkapkan bahwa memakai celana jins yang belum dicuci selama 15 bulan ternyata tidak menimbulkan resiko kesehatan. Studi tersebut dilakukan oleh asisten profesor dan mahasiswa University of Alberta, dimana keringat dan tumpahan makanan yang melekat di celana jins ternyata tidak memicu perkembangbiakan bakteri secara ekstrim.
Jeans terpakai yang tidak dicuci selama sebulan memiliki tingkat bakteri yang identik dengan bahan lain yang terpakai selama 13 hari. Dan dalam penelitian tersebut ditemukan flora yang ada pada denim sama jumlahnya dengan jumlah flora di kulit.
Jeans terpakai yang tidak dicuci selama sebulan memiliki tingkat bakteri yang identik dengan bahan lain yang terpakai selama 13 hari. Dan dalam penelitian tersebut ditemukan flora yang ada pada denim sama jumlahnya dengan jumlah flora di kulit.
Jumlah bakteri paling tinggi memang terdapat di area selangkangan. Namun, tidak ditemukan bakteri E Coli atau jenis bakteri dari kotoran lainnya. Artinya, mengenakan celana jeans selama sebulan tanpa mencuci masih aman bagi kesehatan.
Dengan pemakaian normal, jeans hanya perlu dicuci sekitar sebulan sekali. Bahkan, jika tahan dengan baunya, memakai celana jeans yang tidak dicuci selama 15 bulan masih aman.
Untuk menghilangkan bau tak enak jeans yang belum dicuci, cukup mengangin-anginkannya atau membungkus dalam plastik dan memasukkannya ke dalam freezer setiap minggu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar